Category Archives: EDITORIAL

Pandangan saya tentang sebuah isu

Sukses Mario Klau dan Dukungan Pemerintah di NTT

Mario G Klau (Lintas.info)
Mario G Klau (Lintas.info)

MARIO Gerardus Klau membawa sukacita dan kegembiraan bagi warga Kota Kupang dan NTT setelah menjadi pemenang ajang pencarian bakat The Voice Indonesia Tahun 2016. Anak seorang sopir angkot yang punya bakat alam, dikaruniai suara merdu.

Banyak bakat di NTT seperti Mario, namun bila ada yang mencapai sukses, lebih banyak karena usaha sendiri dan dukungan orang2 paling dekat. Mereka baru menuai banyak dukungan, termasuk dari pemerintah, setelah mampu menarik perhatian luas di pentas nasional.
Continue reading Sukses Mario Klau dan Dukungan Pemerintah di NTT

Akrobat Politik Murahan Demi Menjegal Ahok

Basuki Tjahaja Purnama (ahok.org)
Basuki Tjahaja Purnama (ahok.org)

INI tentang kabar tak sedap dibaca dan tidak perlu. Di sebuah café yang menyediakan menu cukup mahal, bak para pembela kebenaran dalam film-film kartun, lima orang maju memasang dada di hadapan puluhan pewarta kelas nasional.

Tindakan itu konon dilakukan karena dorongan hati nurani demi kebenaran dan keadilan. Semata untuk membela kepentingan publik yang katanya telah dibohongi.
Continue reading Akrobat Politik Murahan Demi Menjegal Ahok

Kondisi Listrik di Kupang Sangat Mendukung Investasi

Pembangkit Listrik (ilustrasi : energitoday.com)
Pembangkit Listrik (ilustrasi : energitoday.com)

PASOKAN listrik yang sangat memadai, kinerja memuaskan, dan sistem pelayanan mumpuni dari PT PLN Area Kupang, NTT, merupakan daya tarik utama bagi para investor nasional maupun asing untuk menanamkan modalnya di ibukota Provinsi NTT tersebut.

Sudah sejak tahun 2006 hingga saat ini (Desember 2015) atau sudah sembilan tahun kinerja dan layanan PLN Kupang sangat memuaskan pelanggan di daerah tersebut. Jika PLN mampu mempertahankan performanya seperti saat ini, Kota Kupang akan maju pesat dalam sepuluh tahun ke depan.

Saat ini pasokan listrik di Kupang sebesar 80 MW. Pasokan listrik sebesar itu hanya dari Continue reading Kondisi Listrik di Kupang Sangat Mendukung Investasi

Meregang Nyawa di Penampungan TKI

BANYAK Tenaga Kerja Indonesia bernasib (TKI) kurang lebih sama dengan Ruyati, baik di Arab Saudi maupun di negeri tetangga; Malaysia dan Singapura. Tapi, majikan jahat dan kejam tak melulu milik negara- negara tujuan utama TKI kelas pembantu rumah tangga itu. Di Indonesia pun ada majikan bertabiat serupa.

Ketika ramai berita mengenai pencabutan nyawa Ruyati di ujung pedang algojo Arab Saudi, kasus penyiksaan terhadap TKI di dalam negeri ikut mencuat sebagai berita utama koran-koran lokal di Batam sejak Rabu 22 Juni 2011.

Regina Banun Sele, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Timur (NTT),  meregang nyawa di Continue reading Meregang Nyawa di Penampungan TKI

Sapi Australia Lebih Mulia dari TKI

Pemotongan sapi di sebuah RPH di Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto:voanews/reuter).
Pemotongan sapi di sebuah RPH di Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto:voanews/reuter).

PEMERINTAH Australia berang bukan kepalang. Mereka tidak terima perlakuan kasar terhadap sapi-sapi yang mereka ekspor ke Indonesia.  Australia mengetahui adanya perlakuan kasar terhadap sapi di Indonesia  melalui acara  Four Corners di stasiun televisi ABC. Kalau Pemerintah Indonesia, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dibunuh sekalipun, belum tentu dapat perhatian.

Kendati sapi-sapi itu memang sengaja mereka ekspor untuk dijegal kemudian disantap orang Indonesia, namun mereka menolak perlakuan kasar terhadap hewan ternak itu saat proses penyembelihan.  Sebagai bentuk perlindungan terhadap sapi-sapi mereka, Pemerintah Australia memutuskan untuk menghentikan sebagian ekspor sapi potong ke Indonesia.  Sebelas rumah potong hewan (RPH) di Indonesia dilarang menjagal sapi potong asal Australia.

Tak hanya itu, Menteri Pertanian Australia, Joe Ludwig, mengangkat seorang penyelidik independen untuk meninjau lebih dalam mengenai “kekerasan terhadap sapi di Indonesia”.  Mereka juga mengirim sejumlah pejabat ke Indonesia, khusus untuk membahas persoalan itu.

Tak lama berselang, Pemerintah Australia menghentikan sama sekali ekspor sapi potong ke  ke Indonesia.  Mereka akan membuka kembali ekspor sapi potong ke Indonesia apabila prosedur pemotongan hewan oleh RPH-RPH di Indonesia sudah memenuhi standar kesejahteraan hewan internasional.

Bukankah penghentian ekspor sapi juga merugikan Australia? Continue reading Sapi Australia Lebih Mulia dari TKI

Malaikat Berhasil Menggedor Hati SBY

Penyakit aneh berupa benjolan yang diderita warga Buyat, Sulawesi Utara, yang diduga timbul akibat tercemarnya air oleh limbah perusahaan tambang emas PT Newmont. Newmont membantah penyakit ini muncul akibat limbah tambang. (dok Tribun Manado).
Penyakit aneh berupa benjolan yang diderita warga Buyat, Sulawesi Utara, yang diduga timbul akibat tercemarnya air oleh limbah perusahaan tambang emas PT Newmont. Newmont membantah penyakit ini muncul akibat limbah tambang. (dok Tribun Manado).

TERLAMBAT, tapi lebih baik kita memulainya sekarang. Ini soal tekad Pemerintah Indonesia akan memutus seluruh kontrak karya (KK) pertambangan yang beroperasi di negeri ini.  Rencana pemutusan kontrak tersebut akan dilakukan setelah berakhirnya masa KK yang sedang berjalan. Setelah itu, Pemerintah akan mengambil alih pengelolaan kawasan pertambangan menjadi kepemilikan nasional. (baca di sini)

Kita, segenap rakyat Indonesia, kini menanti terwujudnya janji itu. Tapi sebelumnya, kita juga patut bersyukur atas kerja keras para malaikat yang tak pernah berhenti menggedor hati Pemerintah Indonesia dari masa ke masa. Selama kurang lebih 40 tahun, upaya itu mulai menunjukkan hasil di era kedua pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Para malaikat itu berhasil menyadarkan (meski sebenarnya pemerintah sudah sadar sejak lama tapi pura-pura ‘pingsan’) bahwa selama ini perusahaan-perusahaan asing yang mengeruk isi perut Bumi Indonesia tak memberikan manfaat setimpal bagi anak-anak kandung sang Ibu Pertiwi.

Selama ini perusahaan-perusahaan asing tidak saja menguras isi perut bumi di negeri kita, mereka juga memeras darah dan airmata anak-anak kandung Ibu Pertiwi. Lihatlah, Continue reading Malaikat Berhasil Menggedor Hati SBY

Maaf Ya… Korupsi Juga Indonesia Banget

APA boleh buat, kita harus mengakui bahwa perilaku korupsi juga “Indonesia banget”.  Perilaku sangat tidak terpuji itulah yang mengubur banyak kelebihan bangsa ini sehingga sangat menghambat kemajuan dalam berbagai bidang. Tingginya angka korupsi di Indonesia menggambarkan negeri kita sedang mengalami defisit manusia jujur, sebaliknya surplus manusia penipu dan korup!

Continue reading Maaf Ya… Korupsi Juga Indonesia Banget

PNS Masih Ngopi saat Pegawai Swasta Supersibuk

Pagi ini, Selasa 19 April 2011, saya sudah disuguhi pemandangan amat kontras antara layanan publik oleh pihak swasta dan aparat negara (PNS) di kantor pemerintahan.  Ketika para karyawan kantor swasta sudah bekerja supersibuk melayani customer, para PNS di kantor pemerintahan masih supersantai di kantornya, bahkan masih banyak yang belum tiba di kantor mereka.

Continue reading PNS Masih Ngopi saat Pegawai Swasta Supersibuk

Jangan Sepak Harapan Pecinta Bola Indonesia

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid langsung menyambut tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemudian menciumnya sambil membungkuk setelah Indonesia mengalahkan Filipina 1-0, Kamis (16/12/2010). (FOTO: RUMGAPRES/ABROR RIZKI)

NURDIN Halid, Ketua Umum PSSI saat ini, masih sangat bernafsu kembali memimpin organisasi tersebut untuk periode ketiga.   Pria asal Sulawesi Selatan ini sudah hampir delapan tahun menakhodai PSSI, sejak 2003.

Pengaruh Nurdin di PSSI masih sangat kuat. Terlihat dari posisi dukungan yang ada agar Nurdin kembali memimpin organisasi sepakbola kita itu melalui Kongres yang akan berlangsung di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, 19 Maret 2011 mendatang.  Ketua Umum PSSI tidak memiliki pembatasan masa jabatan.

Nurdin paling berpeluang kembali terpilih lantaran sudah mengantongi dukungan 81 suara.  Para penantangnya, masing-masing Goerge Toisutta hanya didukung 12 suara, Nirwan Bakrie (dua suara), dan Arifin Panigoro (satu suara).

Continue reading Jangan Sepak Harapan Pecinta Bola Indonesia