Category Archives: KESEHATAN

peristiwa, opini terkait isu kesehatan

Rokok Elektronik Lebih Aman? Belum Tentu Juga…

Ilustrasi (telegraph)
Ilustrasi (telegraph)

JIKA sekarang Anda bukan seorang perokok, jangan coba-coba mengisap e-cigarettes atau rokok elektronik lantaran menganggap perangkat ini aman. Selain bisa mengantarkan Anda menjadi seorang perokok konvensional, rokok model baru ini bisa saja memiliki efek samping yang mungkin baru diketahui berpuluh tahun kemudian.
Continue reading Rokok Elektronik Lebih Aman? Belum Tentu Juga…

Wow! Dokter di AS Berhasil Lakukan Transplantasi Penis

Thomas Manning, pasien transplantasi penis di Massachusetts General Hospital, Boston, AS.  (BBC)
Thomas Manning, pasien transplantasi penis di Massachusetts General Hospital, Boston, AS. (BBC)

BOSTON – Pengumuman baru mengenai keberhasilan transplantasi penis pertama di Amerika Serikat menjadi kabar gembira. Keberhasilan transplantasi yang dilakukan pada awal Mei ini membawa harapan bagi banyak orang, termasuk veteran perang yang terluka. Tapi menurut ahli, prosedur ini juga mempunyai risiko yang harus dipertimbangkan dibanding manfaat bagi pasien.
Continue reading Wow! Dokter di AS Berhasil Lakukan Transplantasi Penis

Ladyboy Sexy Pancake Meninggal Setelah Amputasi Alat Vital

SEXY Pancake, seorang ladyboy alias waria sensasional di Thailand, meninggal dunia, Sabtu (14/5) pukul 19.30 waktu setempat, setelah dokter mangamputasi penisnya, awal bulan ini. Waria bernama asli Niwat Sangmor (27) ini baru diketahui mengidap kanker penis stadium 3, saat mengunjungi sebuah klinik di Khon-Kaen, timur laut Thailand, beberapa minggu lalu karena merasa sakit pada alat kelaminnya.
Continue reading Ladyboy Sexy Pancake Meninggal Setelah Amputasi Alat Vital

Robot Leka, Teman Bermain Anak Autis

Robot Leka (maddyness)
Robot Leka (maddyness)

BB-8, robot canggih berbentuk bola yang bisa bergerak dengan menggelindingkan tubuhnya .  Robot dalam film Star Wars: “The Force Awakens”  itu sangat memikat penonton di bioskop. Robot canggih seperti itu mungkin belum bisa hadir di dunia nyata dalam waktu dekat. Namun, kini  ada robot bergulir  mirip BB-8 yang sedang dikembangkan,  yakni “Robot Leka”. Robot  ini ditujukan untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus, terutama anak-anak dengan autisme.
Continue reading Robot Leka, Teman Bermain Anak Autis

Biagio Russu, Bayi Pertama Hasil Screening Kromosom  

Biagio Russu (telegraph.co.uk)
Biagio Russu (telegraph.co.uk)

OXFORD – Biagio Russu menjadi bayi pertama di Inggris yang lahir dari hasil screening kromosom, sebuah teknologi baru untuk membantu pasangan suami-istri yang sulit memperoleh keturunan. Biagio lahir pada Januari tahun ini setelah kedua orangtuanya, pasangan Sergio Russu (42) dan Ewa Wybacz (36), bertahun-tahun gagal memperoleh keturunan secara alami.

Dilansir Telegraph, Senin (8/5/2016) waktu Inggris, pasangan tersebut kemudian memilih proses In Vitro Fertilization (IVF), sebuah teknik pembuahan untuk meningkatkan kesuburan.  Mereka adalah pasangan pertama di Inggris yang mendapat tawaran Next Generation Sequencing untuk menjalani program pembuahan tersebut.
Continue reading Biagio Russu, Bayi Pertama Hasil Screening Kromosom  

IDI Bantah Pernyataan “71 Persen Dokter Pegang-pegang Saja”

Pertemuan PB IDI dengan Dr.Bayu Wahyudi,Sp.OG, di kantor PB IDI, di Jl Dr. G.S.S.Y. Ratulangi No. 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016)
Pertemuan PB IDI dengan Dr.Bayu Wahyudi,Sp.OG, di kantor PB IDI, di Jl Dr. G.S.S.Y. Ratulangi No. 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016)

JAKARTA – Para pimpinan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bertemu dengan Direktur Hukum, Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Dr.Bayu Wahyudi,Sp.OG, di kantor PB IDI, di Jl Dr. G.S.S.Y. Ratulangi No. 29, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016) silam, setelah PB IDI menerima keluhan dari anggota atas pernyataan Dr Bayu Wahyudi.

Pertemuan tersebut untuk mengklarifikasi pemberitaan Harian Posmetro Padang yang mengutip pernyataan Dr.Bayu Wahyudi bahwa “71 persen dokter pegang-pegang saja” dalam diskusi bertajuk “Polemik Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan”, di DPR RI, Senayan Jakarta, 24 Maret 2016 lalu.
Continue reading IDI Bantah Pernyataan “71 Persen Dokter Pegang-pegang Saja”

Inilah Manusia Laba-laba dari India

Manusia laba-laba (human spider)
Manusia laba-laba (human spider)

INILAH pasangan saudara kembar paling aneh di dunia. Ganga dan Jamuna Mondal, nama saudara kembar itu, lahir dari keluarga miskin di negara bagian Benggala Selatan, India. Mereka sudah hidup dalam kondisi badan jadi satu selama 39 tahun dan kini memiliki satu suami.

Si kembar Ganga dan Jamuna mendapat julukan `laba-laba.’ Julukan itu muncul karena kondisi keduanya yang menyerupai laba-laba. Keduanya hanya punya satu pinggang untuk berdua.  Mereka punya dua tangan, namun hanya memiliki tiga kaki dan satu di antaranya tidak sempurna. Akibatnya, mereka tidak bisa berdiri.  Saat berjalan, mereka terpaksa menggunakan keempat tangan dan dua kaki untuk melangkah sehingga menyerupai laba-laba. Agar terlindung dari luka, mereka memakai sandal di tangan.

Dikutip dari The Sun, Sabtu (24/10/2010), saat kelahiran si kembar ini 39 tahun silam, dua bidan yang mendampingi ibu mereka sampai jatuh pingsan saking kagetnya melihat kondisi aneh yang dialami si kembar. Menurut dokter, si kembar ini terjalin jadi satu di bagian pinggul. Masing-masing memiliki badan atas normal dan satu kaki yang berfungsi.

Ganga dan Jamuna ramai diberitakan media massa pada tahun 2003, setelah kematian tragis Laleh dan Ladan Binjani (29) asal Iran, dalam operasi pemisahan di Rumah Sakit Raffles Singapura. Ladan dan Laleh meninggal setelah terlalu banyak kehilangan darah pada tahap krusial bedah saraf dari operasi maraton selama 52 jam.

Dari sebuah uji coba yang dilakukan Amerika Serikat bersama seorang ahli anak kembar Dr James Stein, disimpulkan bahwa duo kembar itu bisa dipisahkan dengan selamat. Namun,  Ganga dan Jamuna tidak mau dipisahkan. “Mengapa kami harus dipisahkan? Kami senang seperti ini. Tuhan ingin kami seperti ini dan kami hidup seperti ini,” kata Ganga seraya merengkuh saudara kembarnya.

Ikut pertunjukan
Dengan kondisi tubuh mereka yang invalid, keduanya tetap memperlihatkan tanggung jawab sebagai anggota sebuah keluarga besar. Guna membantu menafkahi keluarga, mereka memanfaatkan kecacatan mereka untuk bermain sirkus.

Selama lima jam mereka bermain sirkus mempertontonkan kondisi mereka yang berbeda dengan orang lain itu, uang yang diperoleh 26 pounds atau sekitar Rp 400 ribu. Uang sejumlah itu cukup untuk memberi makan keluarga besar mereka yang terdiri dari 22 orang selama dua minggu. “Orang-orang mendatangi kami. Mereka pikir kami aneh,” kata Jamuna.

Ganga dan Jamuna bergabung dalam kelompok pertunjukan kafilah dan bazar keliling.  Kembar Ganga dan Jamuna bahkan sudah mulai ikut mengais rezeki sejak usia mereka baru tiga bulan. Saat itu kedua orangtua mereka datang ke sebuah bazar dan “menampilkan” si kembar yang bernama asli Ayara dan Jayara Ratun. Sejak itulah mereka berkeliling ke seluruh negeri dengan menyandang nama baru Ganga dan Jamuna untuk pertunjukan.

Pada 8 Juli 2003, mereka tiba di Ahmedabad, ibu kota komersial Negara Bagian Gujarat, India Barat. Mereka berada di kota itu selama sebulan untuk mengikuti festival Dreamland Funfair 2003. “Capek juga,” kata kembar itu tentang pekerjaan mereka. Tapi, paling tidak mereka senang bisa mencari uang sendiri.

“Ibu saya mempekerjakan lima orang untuk mengatur pertunjukan kami. Kami mendapat cukup uang, tapi semuanya habis untuk mengelola pertunjukan. Tak ada yang bisa kami tabung,”tutur Ganga.

Anamul, kakak laki-laki mereka, memuji kegigihan si kembar. “Meski keadaannya seperti itu, pendapatan mereka paling

Human Spider Ganga and Jamuna Mondal
Human Spider Ganga and Jamuna Mondal

tinggi dalam keluarga dan hidup mereka sangat normal,”kata Anamul.

Satu suami
Walau tak pernah terpisah, kembar itu mengaku mereka seperti juga saudara-saudara lain dalam urusan perasaan. “Oh ya, kami juga bertengkar. Kadang-kadang, kami bahkan saling pukul. Tapi, kami tak pernah terpisah satu dengan yang lain,” kata Jamuna. “Kami melakukan pekerjaan sendiri-sendiri dan tidak bergantung satu sama lain. Kami memang menyatu di pinggang, tapi kami punya dua pikiran dan karena itu kadang-kadang kami bisa salah dan marah.”

Kepribadian kedua insan itu pun amat berbeda. Ganga periang dan cerewet, sementara Jamuna pemalu. “Saya yang lebih banyak bicara. Dia pemalu dan tak bisa berbahasa Hindi,” kata Gangga tentang kembarannya, yang berbahasa Bengali–bahasa Negara Bagian Benggala.

Nonton film? Ganga suka film-film Bollywood, sementara opera sabun di televisi menjadi kegemaran Jamuna. “Kami sudah belajar untuk menyesuaikan dan saling menghormati keinginan dan kebutuhan masing-masing,” kata Jamuna.

Dalam soal makanan, Ganga lebih suka ikan, sementara Jamuna lebih suka daging. Gangga pada malam hari suka membaca atau mendengarkan musik, sementara Jamuna akan langsung tidur. Aktor favorit Gangga adalah Amitabh Bachan, sedangkan Jamuna lebih suka Akhshay Kumar.

Menariknya, mereka memiliki satu suami bernama Gadadhar, seorang pekerja karnaval yang mereka cintai. Sang suami juga mengaku mencintai keduanya sama besar. “Aku mencintai keduanya sama-sama,”ujar Gadadhar.

Pada tahun 1993, si kembar melahirkan seorang anak perempuan melalui operasi caesar, tetapi bayi itu meninggal beberapa jam setelah lahir. Meskipun mereka ingin punya anak, dokter khawatir bahwa kehamilan akan membahayakan keselamatan mereka.(*/berbagai sumber)