Category Archives: SPORT

OLAHRAGA, SEPAKBOLA, TINJU, BADMINTON

Wales vs Belgia, 70 Persen Pemain Merumput di Liga Inggris

Para pemain Wales merayakan gol kedua yang dicetak Hal Robson-Kanu ke gawang Belgia. (Getty Images via thesun)
Para pemain Wales merayakan gol kedua yang dicetak Hal Robson-Kanu ke gawang Belgia. (Getty Images via thesun)

MAYORITAS pemain Wales dan Belgia yang berlaga perempat final Piala Eropa 2016 merumput di Liga Primer Inggris. Dari 28 pemain yang diturunkan kedua pelatih, 19 pemain (68 persen) berasal dari klub-klub Inggris.

Sementara seluruh 46 pemain dari kedua tim, 32 di antaranya (70 persen) membela klub-klub Inggris. Sehingga pertandingan kedua tim seperti menyaksikan Liga Primer Inggris tetapi dilaksanakan di Prancis.
Continue reading Wales vs Belgia, 70 Persen Pemain Merumput di Liga Inggris

Gol Tunggal Quaresma Antar Portugal ke Perempatfinal Euro 2016

Ricardo Quaresma merayakan gol ke gawang Kroasia di babak 16 Besar Euro 2016, Prancis, Minggu (26/6/2016). (TheSun)
Ricardo Quaresma merayakan gol ke gawang Kroasia di babak 16 Besar Euro 2016, Prancis, Minggu (26/6/2016). (TheSun)

LENS – Gol tunggal hasil tandukan Ricardo Quaresma di menit 117, mengantar Portugal ke babak perempatfinal Piala Eropa 2016. Pertandingan Portugal vs Kroasia berlangsung di Stade Bollaert-Delelis, Lens, Prancis, Minggu (26/6/2016).

Quaresma – yang baru masuk di menit 87 – memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Cristiano Ronaldo yang sempat diblok dengan kaki oleh penjaga gawang Kroasia, Danijel Subasic.
Continue reading Gol Tunggal Quaresma Antar Portugal ke Perempatfinal Euro 2016

Menang Adu Penalti Atas Swiss, Polandia ke Perempatfinal Euro 2016

Gol akrobatik Xherdan Shaqiri melalui tendangan salto ke gawang Polandia. (irishtimes.com)
Gol akrobatik Xherdan Shaqiri melalui tendangan salto ke gawang Polandia. (irishtimes.com)

SAINT-ETIENNE – Skuad Polandia melaju ke babak perempatfinal setelah menang 5-4 atas Swiss melalui adu penalti dalam laga 16 besar Piala Eropa di Stade Geoffroy Guichard, Saint-Etienne, Prancis, Sabtu (25/6/2016) malam waktu Indonesia.
Continue reading Menang Adu Penalti Atas Swiss, Polandia ke Perempatfinal Euro 2016

Wales ke Perempatfinal Piala Eropa 2016

Penjaga gawang Irlandia Utara, Michael McGovern, berteriak putus asa akibat gol bunuh diri Gareth McAuley pada laga 16 besar Euro 2016 melawan Wales. (Foto: thesun)
Penjaga gawang Irlandia Utara, Michael McGovern, berteriak putus asa akibat gol bunuh diri Gareth McAuley (kiri) pada laga 16 besar Euro 2016 melawan Wales. (Foto: thesun)

PARIS – Bencana bagi Irlandia Utara terjadi di menit 75. Gareth McAuley memotong umpan silang Gareth Bale dari sisi kiri. Sial bagi McAuley. Bukannya membuang bola, dia justru menceploskan bola ke gawang sendiri tanpa bisa dihalau penjaga gawang Michael McGovern.
Continue reading Wales ke Perempatfinal Piala Eropa 2016

Kalah dari Thailand, Tim Uber Indonesia Tetap ke Perempat Final

Hana Ramadhini, tunggal Putri Tim Uber Indonesia. (sportanews)
Hana Ramadhini, tunggal Putri Tim Uber Indonesia. (sportanews)

TIM Piala Uber Indonesia takluk 3-2 dari Tim Uber Thailand dalam pertandingan Grup C yang berlangsung di Kunshan, Cina, Selasa, (17/5/2016). Kendati kalah, Tim Uber Indonesia tetap lolos ke perempat final karena menempati posisi runner-up Grup C.
Continue reading Kalah dari Thailand, Tim Uber Indonesia Tetap ke Perempat Final

Leicester Berani Mimpi Juarai Liga Champions

Pelatih Leicester City, Caludio Ranieri (pegang trophy) saat pawai kemenangan bersama timnya dan suporter, Senin 16 Mei 2016. (Foto: The Sun)
Pelatih Leicester City, Caludio Ranieri (pegang trophy) saat pawai kemenangan bersama timnya dan suporter, Senin 16 Mei 2016. (Foto: The Sun)

LEICESTER – Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, berkata di hadapan ratusan ribu pendukung bahwa saatnya The Foxes mulai memimpikan gelar Liga Champions. Dengan emosional juru taktik asal Italia mengatakan hal tersebut saat parade kemenangan Liga Premier Inggris. “Musim depan kami akan berada di Liga Champions – kami masih bermimpi. Teruslah bermimpi. Jangan bangun!” kata Ranieri dikutip The Sun, Senin (16/5/2016) waktu Inggris atau Selasa waktu Indonesia.
Continue reading Leicester Berani Mimpi Juarai Liga Champions

Jamie Vardy Pemain Terbaik Versi Jurnalis

Jamie Vardy (mirror.co.uk)
Jamie Vardy (mirror.co.uk)

LONDON – Bintang Leicester City, Jamie Vardie, terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi jurnalis (FWA/ Asosiasi Jurnalis Sepakola). Mirror.co.uk melaporkan, striker 29 tahun tersebut meraih suara terbanyak (36 persen) hasil voting oleh 290 jurnalis sepakbola di Inggris. Penghargaan ini akan diserahkan kepada Vardy pada 12 Mei 2016 mendatang dalam sebuah gala makan malam di London.

Raihan suara Vardie mengungguli enam rekan setimnya yang juga memperoleh suara, yakni Riyad Mahrez, N’Golo Kante, Danny Drinkwater, Kasper Schmeichel, Wes Morgan, dan Danny Simpson. “Ini adalah bukti penampilan hebat mereka sehingga banyak pemain Leicester mendapat banyak suara dari anggota kami dalam voting,” ujar Andy Dunn selaku ketua FWA.
Continue reading Jamie Vardy Pemain Terbaik Versi Jurnalis

Petinju Sulut Minim Perhatian

DUA bulan berturut-turut para petinju asal Sulawesi Utara dari Sasana Richard Engkeng Boxing Club, Munahasa Utara, mencetak prestasi gemilang dalam kejuaraan nasional tinju amatir di Batam dan Ambon. Dari Batam mereka membawa pulang enam medali emas dan dari Ambon, mereka membawa pulang delapan medali emas sekaligus menjadi juara umum.

Prestasi  tersebut tentu sangat membanggakan bagi daerah ini. Kendati telah membuktikan melalui prestasi gemilang, ternyata para petinju tersebut kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, sekali memberangkatkan rombongan petinju, pengelola sasana REBC harus mengeluarkan dana hingga Rp 150 juta. Bahkan, demi mengharumkan nama daerah, para petinju dan pelatih rela patungan untuk membeli tiket pesawat.

Pengurus Daerah Persatuan Tinju Amatir (Pertina) DKI Jakarta telah memonitor para petinju kita. Mereka bahkan sudah mengajukan tawaran kepada Sasana REBC untuk memboyong para petinju tersebut seharga Rp 150 juta per petinju untuk dipersiapkan membela panji DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 di Riau

Maka tak heran bila Richard Engkeng, pengelola sasana REBC mulai mempertimbangkan tawaran tersebut. Satu hambatan bagi dia hanyalah masih adanya rasa cinta terhadap Sulut, sehingga belum mau ‘menjual’ petinju binaannya kepada Pertina DKI Jakarta. Richard sangat kecewa karena pemerintah daerah dan KONI Sulut tetap tutup mata kendati para petinju Sulut telah membuktikan dengan prestasi gemilang.

Dalam empat tahun terakhir, sejak tahun 2005, para petinju binaan REBC telah 19 kali menjadi juara nasional. Semuanya tanpa dukungan pemerintah daerah, kendati mereka selalu membawa nama daerah. Hemat kami, semestinya para petinju tersebut mendapat perhatian pemerintah melalui organisasi seperti Pengda Pertina dan KONI. Ini demi prestasi yang lebih baik lagi di masa mendatang sekaligus mengembalikan kejayaan Sulut dari olahraga adu jotos itu.

Pada waktu lalu, Sulut pernah berjaya melalui olahraga tinju. Dua nama petinju asal Sulut, yakni Adrianus Taroreh dan Melky Lelengboto. Namun selepas itu, tidak ada lagi nama petinju Sulut yang berjaya di pentas nasional, apalagi internasional.

Hal yang patut disesali adalah janji-janji yang selalu diberikan kepada para petinju. Pernah menyatakan akan memberikan bantuan dana yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun hingga kini tak pernah sampai kepada ara petinju. Alasannyam menurut pengurus KONI Sulut, dananya masih tertahan di Biro Keuangan Pemprov Sulut.

Jika pun pemerintah tidak memiliki dana pembinaan, tidak ada salahnya sesekali singgah ke tempat latihan untuk memberikan dukungan moril bagi para petinju. Sayang, hal sesederhana itu pun tidak didapatkan para petinju dan pelatih mereka. Harapan kami, semoga dengan prestasi gemilang yang telah terbukti, mata para pemimpin kita terbuka sehingga mau memberikan perhatian. Apalagi kita sudah harus mempersiapkan diri menghadapi PON XVII di Riau, dua tahun lagi. Jangan kita hanya menginginkan nama harum tanpa ada upaya apa-apa.(*)