Jamie Vardy (mirror)

Jamie Vardy Pemain Terbaik Versi Jurnalis

Jamie Vardy (mirror.co.uk)
Jamie Vardy (mirror.co.uk)

LONDON – Bintang Leicester City, Jamie Vardie, terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris versi jurnalis (FWA/ Asosiasi Jurnalis Sepakola). Mirror.co.uk melaporkan, striker 29 tahun tersebut meraih suara terbanyak (36 persen) hasil voting oleh 290 jurnalis sepakbola di Inggris. Penghargaan ini akan diserahkan kepada Vardy pada 12 Mei 2016 mendatang dalam sebuah gala makan malam di London.

Raihan suara Vardie mengungguli enam rekan setimnya yang juga memperoleh suara, yakni Riyad Mahrez, N’Golo Kante, Danny Drinkwater, Kasper Schmeichel, Wes Morgan, dan Danny Simpson. “Ini adalah bukti penampilan hebat mereka sehingga banyak pemain Leicester mendapat banyak suara dari anggota kami dalam voting,” ujar Andy Dunn selaku ketua FWA.

Pemain dari klub lainnya yang juga meraih suara dalam voting tersebut adalah duo Tottenham Harry Kane dan Dele Alli; dua pemain Manchester City, Sergio Aguero dan Kevin De Bruyne, serta bintang West Ham United Dimitri Payet.

Sementara itu, kompetisi 2015-2016 menjadi musim buruk bagi tim-tim top seperti Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool lantaran tak seorangpun pemain dari klub-klub tersebut meraih suara dalam voting para jurnalis.

Vardie impresif

Prestasi Vardie menyusul rekan setimnya, Riyad Mahrez, yang pada 24 April 2016 lalu telah dinobatkan sebagai PFA Player of the year 2016 alias pemain terbaik Liga Inggris tahun 2016 versi Asosiasi Pesepakbola Profesional Inggris.

Penampilan pemain bernomor punggung 9 itu meledak di bawah asuhan Claudio Ranieri, pelatih asal Italia, yang menangani klub berjuluk The Foxes itu. Sepanjang musim ini, dia mengemas 22 gol yang sangat penting bagi tim ini menuju ambang gelar juara Liga Inggris 2015-2016. Klub “semenjana” ini bisa memastikan title juara musim ini apabila rival terdekatnya, Tottenham Hotspur gagal menundukkan Chelsea di Stamford Bridge, Senin (2/5/2016) malam.

“Rekor dia dalam mencetak gol di 11 pertandingan berturut-turut adalah sebuah nilai besar dari titel juara yang segera diraih Leicester. Dan penghargaan pemain terbaik ini bukan hanya sebuah refleksi dari musim fantastisnya, tapi juga pengakuan atas petualangan yang menakjubkan seorang pemain amatir ke panggung internasional,” ujar Andy Dunn.

Jamie Vardy (mirror)
Jamie Vardy (mirror)

Vardie sendiri, usai namanya diumumkan sebagai FWA Player of the year 2016, menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan terhadap dirinya. “Sebuah kehormatan bisa memenangi penghargaan prestisius ini dan melihat namaku berada dalam daftar pemain-pemain luar biasa. Terima kasih kepada FWA dan semua orang yang sudah memilihku,” ucap Vardy.

“Terima kasih juga untuk rekan-rekan setimku, yang menjadi alasan aku bisa mencapai segalanya. Ini adalah musim yang menakjubkan bagi kita semua di Leicester. Ini adalah hasil kerja tim bukan individual, bisa dilihat dari hasil voting. Terima kasih juga kepada manajer, staf, dan seluruh fans atas dukungannya,” imbuh dia.

Satu capaian luar biasa, bahkan jika Tottenham mampu menggagalkan The Foxes meraih title musim ini (sesuatu yang cukup mustahil). Vardie dkk kini siap menyongsong musim depan, dimana mereka dipastikan akan berlaga di pentas Liga Champions.

“Sekarang kita sepenuhnya fokus untuk menuntaskan dua laga terakhir musim ini dan mengubah musim yang hebat ini menjadi sesuatu yang tidak akan pernah kita lupakan. Mudah-mudahan aku bisa memberi kontribusi untuk hal itu, dan kalau terpilih, membawa momentum bagus ini ke Piala Eropa di musim panas.” (*/eddy mesakh)