Claudio Ranieri

Leicester Berani Mimpi Juarai Liga Champions

Pelatih Leicester City, Caludio Ranieri (pegang trophy) saat pawai kemenangan bersama timnya dan suporter, Senin 16 Mei 2016. (Foto: The Sun)
Pelatih Leicester City, Caludio Ranieri (pegang trophy) saat pawai kemenangan bersama timnya dan suporter, Senin 16 Mei 2016. (Foto: The Sun)

LEICESTER – Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, berkata di hadapan ratusan ribu pendukung bahwa saatnya The Foxes mulai memimpikan gelar Liga Champions. Dengan emosional juru taktik asal Italia mengatakan hal tersebut saat parade kemenangan Liga Premier Inggris. “Musim depan kami akan berada di Liga Champions – kami masih bermimpi. Teruslah bermimpi. Jangan bangun!” kata Ranieri dikutip The Sun, Senin (16/5/2016) waktu Inggris atau Selasa waktu Indonesia.

Kapten The Vox, Wes Morgan (32), juga mengirim sinyal bahwa timnya mampu mengganggu kenyamanan tim-tim elite Eropa. “Liga Champions adalah wilayah yang belum kami kenal, tapi kami percaya diri.”

Pawai kemenangan dipadati sekitar 250 ribu pendukung klub. Artinya nyaris seisi kota berpenduduk 330 ribu jiwa itu tumpah ruah ke jalan-jalan untuk mengikuti pawai kemenangan klub yang bermarkas di King Power Stadium itu.

Pencetak gol terbanyak Liga Inggris 2015-2016, Jamie Vardy (29), mengaku terkejut atas sambutan luar biasa warga kota. “Lihat apa artinya kemenangan Leicester bagi mereka. Seluruh toko tutup, orang-orang menyaksikan dari jendela dan di atas atap. Ini luar biasa. Kami menikmatinya sekarang,” kata Vardy.

Striker Leicester, Leonardo Ulloa, menyatakan hal senada. Dia mengaku tak menyangka mendapat sambutan semeriah itu. Dirinya terkagum-kagum dan sangat menikmati sambutan para supporter. “Kota ini sangat menikmatinya. Melihat 250 ribu orang luar biasa. Titel ini membuat semua orang bahagia. Kami dan semua orang di sini harus menikmati ini,” kata Ulloa.

Sambil tertegun, pemain bertahan Christian Fuchs berkata, “Anda tidak bisa menggambarkan mereka. Ini luar biasa. Saya pikir orang dari seluruh Inggris telah keluar.”

Pawai kemenangan Leiceseter City (The Sun)
Pawai kemenangan Leiceseter City (The Sun)

Gelandang Marc Albrighton menyatakan kekhawatirannya akan keselamatan sebagian suporter. “Kami melihat orang-orang berdiri di lantai tujuh dan bersandar di tepian! Anda mengkhawatirkan keselamatan mereka, tapi mereka melakukannya karena tertarik pada apa yang telah kami raih.”

Vardy dan Danny Drinkwater berpeluang tampil di Euro 2016 Prancis sebelum berlaga di Liga Champions musim depan. Nama keduanya masuk daftar skuad sementara Roy Hodgson. Vardy menyatakan dirinya akan bekerja keras untuk merebut satu tempat di skuad Inggris. Drinkwater mengaku dirinya ‘mabuk’ ketika ia mendengar namanya masuk skuad Three Lions.

Perayaan juara Leicester juga berlangsung di Bangkok, Thailand. Pemilik klub ini, miliarder Vicchai Srivaddhanaprabha, memang berasal dari negeri Gajah Putih. Srivaddhanaprabha membeli klub ini sejak Agustus 2010.

The Foxes menjadi juara Liga Primer Inggris dengan raihan 81 poin dari 38 pertandingan. Mereka meraih 23 kemenangan, 12 kali imbang, dan hanya tiga kali kalah dengan skor memasukan-kemasukan 68:36 gol (surplus 32 gol). Peringkat kedua ditempati Arsenal dengan 71 poin dan posisi ketiga diraih Tottenham Hotspur dengan 70 poin. Posisi terakhir zona Liga Champions ditempati Manchester City (66) sedangkan posisi lima dan enam masing-masing Southampton (63) dan Manchester United (63).

United, meski sudah dipastikan gagal ke Liga Champions (kalah selisih gol dibanding City (30:12), berpeluang naik ke peringkat 5, ,karena mereka baru memainkan 37 pertandingan. Tim besutan Louis Van Gall ini masih akan berhadapan dengan Bournemouth hari ini (17/5/2016) dalam pertandingan tunda.

Laga ini sebenarnya berlangsung Minggu (15/5/2016) di Old Trafford, namun ditunda atas alasan keamanan , gara-gara polisi menemukan paket mencurigakan di tribun utara dan barat. (*)